THE RELATIONSHIP BETWEEN ANXIETY LEVELS AND THE MENSTRUAL CYCLE OF FINAL YEAR NURSING STUDENTS A2021 AT BINAWAN UNIVERSITY
Keywords:
Mahasiswa Tingkat Akhir, Siklus menstruasi, Tingkat KecemasanAbstract
Kecemasan dapat memengaruhi siklus menstruasi seorang wanita dengan cukup signifikan. Saat seseorang mengalami stres psikososial, sistem saraf di otak akan merespons dengan mengirimkan sinyal bahaya secara terus-menerus. Hal ini menandakan adanya masalah yang perlu segera ditangani. Penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat kecemasan dengan siklus menstruasi pada mahasiswa keperawatan tingkat akhir A2021 Di Universitas Binawan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Sampel penelitian terdiri dari 96 mahasiswa keperawatan tingkat akhir. Analisis menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 21 tahun dan mengalami tingkat kecemasan berat. Selain itu, mayoritas responden mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Berdasakan hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square menunjukkan hasil signifikan 0.000 > p-value 0.05, sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat kecemasan terhadap siklus menstruasi. Oleh karena itu, pelayanan kesehatan disarankan menyediakan program konseling dan pemeriksaan kesehatan reproduksi. Institusi pendidikan perlu meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang manajemen stres melalui seminar dan akses konseling. Mahasiswa juga disarankan menjaga kesehatan mental dengan relaksasi dan olahraga. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor lain yang memengaruhi kecemasan dan siklus menstruasi.